Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 April 2017

Anis Sandi Menang, Umat "ISLAM JANGAN LENGAH" selanjutnya PENJARAKAN PENISTA AGAMA

Anis Sandi Menang, Umat "ISLAM JANGAN LENGAH" selanjutnya PENJARAKAN PENISTA AGAMA

kemenangan mutlak milik Allah, yang inilah yang dikatakan umat islam di seluruh dunia. harapan kami semua umat islam jangan terlena dengan hadiah yang diberikan Allah kepada kita semua.

setelah pilgub dimenangkan oleh Anis-sandi, umat islam masih punya PR besar yaitu penjarakan AHOK yang menistakan Agama islam. Mungkin pemerintah dan kapolri menganggap bahwa mungkin dengan kemenagan anis dan sandi, umat islam akan dengan mudahnya melepaskan kasus ahok terkait dengan menistakan Agama islam Surat Al Maidah ayat 51.

Umat islam tidak boleh lengah!!!
TAKBIR.....

TETAP kawal terus kasus AHOK.....

Saat ini Habib Rezik dan Gubernur yang baru, beserta dengan para ormas islam berkumpul di masjid Istiqlal, selain ini menunjukan syukur atas kemenangan Gubernur muslim, kita juga tegaskan umat islam tidak boleh lengah,



TERIMAKASIH Ormas Islam,Inilah Ucapan Prabowo Yang Mendapat Pujian Dari Jutaan Umat

TERIMAKASIH Ormas Islam,Inilah Ucapan Prabowo Yang Mendapat Pujian Dari Jutaan Umat

Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama Fadli Zon berkunjung dan mengucapkan terimakasih atas peran umat Islam  di Istiqlal , Prabowo menyampaikan, tugas mereka adalah membela kepentingan rakyat.

Saya datang ke sini hanya ingin menyapa, ingin ucapkan terima kasih atas keberpihakan saudara saudara sekalian, atas keberanian saudara, atas pengorbanan datang di tengah Jakarta untuk menegakkan keadilan,” kata Prabowo dalam pidatonya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).
“Kami di dunia politik, kami di parpol, kami sadar tugas kami wakil rakyat Indonesia dan tugas kami bela kepentingan rakyat dan juga tidak bisa pisahkan dari rakyat Indonesia yang merupakan umat Islam,” lanjutnya.
Pidato Prabowo sesekali diselingi suara takbir oleh jemaah yang ada di Istiqlal. Prabowo mengucapkan terima kasih juga kepada para alim ulama, termasuk ormas Islam, sehingga bisa menyelamatkan demokrasi dan Indonesia.
“Saya tidak mau panjang lebar pidato, nanti dituduh macam-macam,” tutur Prabowo.
Hadir di Istiqlal selain petinggi partai pengusung Anies-Sandi juga ada Habib Rizieq. Rizieq kemudian menjelaskan kepada jemaah mengenai tata cara sujud syukur.
“Kita akan melakukan sujud syukur bersama Gubenur DKI Jakarta. Tolong dipersiapkan safnya,” kata Rizieq. (dz/dtk)

Ahok Kalah, Perempuan Ini Ternyata Penuhi Janjinya Potong ...

Ahok Kalah, Perempuan Ini Ternyata Penuhi Janjinya Potong ...

Kini setelah Pilkada DKI Jakarta yang telah usai pukul 13.00 tadi, seorang wanita yang sempat dicari netizen akibat video kontroversialnya akhirnya mengeluarkan video pernyataannya mengenai janjinya yang akan memotong payudaranya.
Dalam video pertamanya, wanita berbaju biru itu menyatakan berani memotong payudaranya jika pasangan Anies Baswedan menang di Pilkada DKI Jakarta.
Setelah Anies dan Sandiaga dilaporkan unggul dalam hal perhitungan cepat, sang wanita yang tak diketahui identitasnya ini akhirnya mengeluarkan video balasan terkait video pertamanya yang berisi janji akan memotong payudara jika Anies dan Sandiaga menang.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram lambe_turah dan menuai banyak komentar dari para netizen.
Penasaran apa pernyataan dari wanita tersebut, langsung simak videonya.
Dalam rekaman video, wanita yang mengenakan baju berwarna ungu sambil mengenakan headset ini mengatakan :
"Saya ucapkan selamat pak Anies dan pak Sandi menjadi gubernur yang baik dan menang di putaran kedua,"
"Semoga semoga bapak menjalankan tugas jadi gubernur sesuai amanah rakyat dan tugas negara dijalankan dengan baik,"
"Buat Pak Anies Sandi, saya sangat berterima kasih Jakarta aman damai,"
"Buat tim sukses relawan Anies Sandi, saya akan buktikan kalau saya bener-bener sesuai janji saya potong payudara saya,"
"Hai lulung, masih ingatkan sesuai janji saya, janji itu adalah hutang, akan aku penuhi,"
"Saya akan potong payudara saya sesuai janji saya,"
"Karena apa? Saya terkena sakit kanker payudara stadium 4,"
"Saya harus siap-siap potong s*su, potong payudara sesuai janji saya,"

Sabtu, 15 April 2017

RIBUAN KADER PDIP nyanyikan lagu "AHOK PASTI TUMBANG"

RIBUAN KADER PDIP nyanyikan lagu "AHOK PASTI TUMBANG"

Jakarta - Sebuah video berjudul 'Ahok Pasti Tumbang' tersebar di media sosial Youtube. Yang membuat heboh, dalam video tersebut terlihat beberapa kader DPD PDIP DKI yang terlihat ikut menyanyikan yel-yel tersebut.

Video diunggah oleh akun Andra Allan pada tanggal 14 Agustus 2016. Dalam video tersebut nampak kader PDIP sedang akan mengadakan rapat, lengkap dengan atribut berwarna merah khas partai berlambang partai moncong putih tersebut. Beberapa tokoh PDIP yang nampak dalam

video tersebut adalah Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Plt Ketua DPD PDIP Bambang DH dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) DPD PDIP DKI Gembong Warsono.

"Satu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang. Ahok pasti tumbang," nyanyi para kader PDIP dalam video berdurasi 31 detik itu. Terlihat Bambang DH yang mengenakan baju merah berbalut jaket hitam memimpin para kader menyanyikan yel-yel tersebut.

"Merdeka," teriak para kader seusai menyanyikan yel-yel tersebut.

Ketua Bapillu DPD PDIP DKI Gembong Warsono yang dihubungi oleh detikcom mengaku sudah melihat video tersebut. Dirinya membenarkan bahwa video tersebut memang direkam saat akan mengadakan rapat internal. Gembong juga menambahkan bila seharusnya video tersebut tidak boleh disebar dan menjadi konsumsi publik.

"Iya saya sudah lihat (video Ahok Pasti Tumbang)," ujar Gembong saat dihubungi via tele pon, Rabu (17/8/2016).

"Itu direkam saat akan rapat internal. Sebenarnya video tersebut untuk konsumsi internal (PDIP) jadi tidak boleh dipublikasikan," lanjutnya.

Sampai saat ini video 'Ahok Pasti Tumbang' sudah dilihat 412 kali serta mendapatkan 3 like dan 9 dislike.


[PETA RESMI DKI] INILAH Prediksi PEMENANG PILKADA 19 APRIL 2017

[PETA RESMI DKI] INILAH Prediksi PEMENANG PILKADA 19 APRIL 2017

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dipastikan harus melalui putaran kedua. Hasil hitung resmi Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menunjukkan pasangan calon peraih suara terbanyak adalah pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang memperoleh 42,91 persen suara.
Perolehan ini tidak dapat memenangkan pasangan tersebut, karena sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 tahun 2016, calon kepala daerah harus memperoleh lebih dari 50 persen suara untuk meraih kursi.
Hasil real count menunjukkan pasangan nomor tiga Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat berada di peringkat pertama dengan perolehan suara 42.91 persen atau 2.357.587 suara. Sedangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menguntit di bawahnya dengan jumlah suara 40,05 persen atau 2.200.636 suara. Sementara pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan 936.609 suara sehingga pasangan ini tidak masuk ke babak selanjutnya. Sehingga, pertarungan harus berlanjut hingga salah satu kandidat meraup 50 persen suara.
Faktor wilayah ikut menentukan peta perolehan suara kedua calon di putaran kedua nanti. Hasil real count memberikan gambaran yang cukup akan seperti apa putaran kedua berlangsung. Baik pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi memiliki basis kekuatan di wilayah berbeda. Ahok-Djarot unggul di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Anies-Sandi menguasai Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Selanjutnya, faktor yang menentukan kemenangan salah satu calon di putaran kedua Pilkada Jakarta adalah pergeseran suara pendukung Agus-Sylvi. Dengan jumlah pemilih 5.563.425 orang di pencoblosan putaran pertama, kedua pasangan calon butuh mencapai minimal separuh pengguna hak pilih atau kira-kira sejumlah 2.750.000 suara. Sehingga, para pendukung Agus-Sylvi akan cukup menentukan dalam putaran kedua.
Analisis untuk menerawang putaran kedua telah dimulai oleh berbagai lembaga survei. Polmark, Saiful Mujani Research and Consulting, Poltracking, dan Lingkaran Survei Indonesia meluncurkan penelitian mengenai prediksi hasil putaran kedua Pilgub Jakarta. Hampir seluruh lembaga survei merujuk pada kesimpulan yang sama; pasangan Anies-Sandi akan berhasil mengalahkan Ahok-Djarot.
Namun banyak yang mungkin terjadi di putaran kedua Pilgub Jakarta. Menarik untuk melihat perjalanan Pilgub Jakarta hingga pemungutan suara yang dilangsungkan 19 April 2017.


GEGER!!! Usai Sholat Jum'at Djarot Diusir dari Masjid Al-Atiq Tebet

GEGER!!! Usai Sholat Jum'at Djarot Diusir dari Masjid Al-Atiq Tebet

Jakarta, 14 april Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, diusir dari Masjid Al-Atiq, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, seusai menjalankan salat Jumat. Pengeras suara masjid kembali dinyalakan ketika jemaah satu per satu meninggalkan tempat ibadah itu. 

Orang yang memegang mikrofon di mimbar masjid berseru agar jemaah tidak memilih pemimpin non-muslim dalam Pilkada DKI. Bahkan, saat Djarot bersiap meninggalkan masjid, mereka berteriak, "Usiiir!! Usiiirr...". Mereka juga menyerukan takbir dan mengimbau agar jemaah memilih pemimpin seiman. 
Djarot tidak terlalu terpengaruh dengan provokasi itu. Ia mengatakan tidak tahu masjid mana yang menolak pasangan calon nomor urut dua. Menurut Djarot, setiap umat muslim bebas menjalankan ibadah salat Jumat di mana pun. 



"Setiap kali mau Jumatan, kami selalu cari masjid yang satu jalan dengan agenda selanjutnya," kata Djarot, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 14 April 2017. "Kebetulan setelah ini kami akan ada agenda di Ciracas." 

Semula Djarot merasa jemaah di masjid itu menerima kedatangannya. Bahkan mereka sempat meminta bersalaman dan berfoto. Namun, situasi berubah ketika seorang takmir menyampaikan larangan memilih pemimpin non-muslim menjelang salat Jumat digelar.  "Sebetulnya jemaahnya tidak apa-apa. Cuma tadi takmirnya yang mulai provokasi," ujar Djarot.

Selain itu, di tengah khotbah, penceramah juga menyampaikan hal serupa. "Insyaallah akan dapat rida Allah dan rahmat Allah. Mari kita memilih pemimpin muslim dan niat kita diridai Allah," ujar penceramah. 


PERANG MEMBELA NKRI!!! Jendral TNI Siap Mengirik Pasukan Terbaik, Untuk Mengawal Dan Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Penyidik KPK NOVEL Baswedan

PERANG MEMBELA NKRI!!! Jendral TNI Siap Mengirik Pasukan Terbaik, Untuk Mengawal Dan Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Penyidik KPK NOVEL Baswedan


"Ini (permintaan pengawalan) sudah dikoordinasikan, tinggal pelaksanaannya saja," kata Gatot di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (12/4).

Gatot tidak menyebutkan prajurit yang disiapkannya itu merupakan pasukan khusus yang dimiliki TNI. "Saya berikan prajurit yang terbaik. Saya tak sebutkan siapa orangnya. Kita pengawalan secara tidak terlihat. Jumlahnya tergantung permintaan dan kebutuhan," ujar Gatot.


Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini pun mengutuk keras tindakan orang tak dikenal yang melakukan penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK, Novel Baswedan pada Selasa (11/4).


Novel Baswedan terkena siraman air keras ketika selesai menunaikan ibadah Shalat Subuh di masjid di dekat kediamannya di Kepala Gading, Selasa (11/4) pagi. 

Sesaat setelah kejadian, Novel langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kepala Gading. Diduga pelaku penyiraman berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor dan mengenakan helm.


Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut pascamengalami serangan penyiraman air keras pada Selasa (11/4).

"Saya ikut ke Singapura, mohon doanya ya," kata abang Novel, Taufik Baswedan saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Rabu.

Namun, Taufik mengaku tidak memahami teknis perawatan yang akan dijalani oleh Novel di sana. "Teknisnya saya kurang tahu," tambah Taufik

Kamis, 23 Februari 2017

BLUNDER.. !!! Kicauan @temanAhok tentang Banjir Jakarta.. Dicaci Maki Pendukung Ahok Sendiri..

BLUNDER.. !!! Kicauan @temanAhok tentang Banjir Jakarta.. Dicaci Maki Pendukung Ahok Sendiri..
BLUNDER.. !!! Kicauan @temanAhok tentang Banjir Jakarta.. Dicaci Maki Pendukung Ahok Sendiri..



Banjir merendam sejumlah wilayah di Jabodetabek, Selasa (21/2/2017) pagi.
Di saat kondisi seperti ini, kicauan akun jejaring sosial @temanAhok malah menjadi sorotan pengguna media sosial.
Akun tersebut diduga dikelola relawan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sejumlah netizen menilai akun @temanAhok tersebut melakukan provokasi melalui kicauannya tentang banjir.
Cuitan tersebut dilontarkan pada Selasa sekitar pukul 8.50 WIB.
Dalam cuitannya, akun tersebut menuliskan bahwa banjir tak akan selesai dengan bicara, Jakarta butuh orang yang bekerja.
"Setelah banyak yg dikerjakan, trnyata Jkt jika hujan berminggu2 banjir jg. Banjir ini tak akan selesai dgn bicara, kt butuh yg bekerja," kicau akun @temanAhok.
Kemudian, akun tersebut berkicau, "Bayangkan jika tak banyak normalisasi yg sudah dilakukan. bisakah JKT bertahan dgn hujan dgn intensitas setinggi selama ini?"
Akun tersebut menuliskan, Jakarta akan kembali ke masa lalu jika dipimpin orang yang bisanya bicara, bukan teruskan bekerja.
"Banjir tnyta belum selesai. jika saat ini diganti dgn pemimpin yg bisanya bicara, bukan teruskan yg bekerja, kt bs kembali ke masa lalu," cuit akun @temanAhok.
Tak hanya itu, akun @temanAhok pun sempat mengomentari penggalangan bantuan dari komika Pandji Pragiwaksono yang dikenal sebagai pendukung calon Gubernur DKI Anies Baswedan melalui akun Twitter @pandji.
Ini berawal dari kicauan Pandji soal penggalangan bantuan korban banjir.
"Bantuan bisa dikirim ke PMI Kramat (tiap banjir selalu nampung) atau ke @jktmajubersama & gue yakin @temanAhok juga bikin :) #BanjirJakarta," kicau akun @pandji.
Cuitan tersebut dikomentar akun @temanAhok.
"@pandji @JktMajuBersama sori om. Bagi kami banjir bukan komoditas Politik & ajang jadi phlawan. Kami percaya pemprov & @BPBDJakarta bekerja," cuit akun @temanAhok.
Lalu, kicauan tersebut dibalas oleh Pandji.
"@temanAhok @BPBDJakarta Ini tu gue ngajak warga kerja sama utk bantu korban Jakarta lho min. Dimulai dari kita yg ga kenceng terus :)," kicau akun @temanAhok.
Siapa nyana, kicauan-kicauan dari @teman Ahok tersebut blunder dan malah diserang oleh pendukung Ahok sendiri.
Salah satunya adalah komika Ernest Prakasa melalui akun Twitter yang dikelolanya @ernestprakasa.
"You are not helping with anything man (Kalian nggak bantu apa-apa--RED)," kicau akun @ernestprakasa.

Ada pula yang mengomentari akun @temanAhok tersebut ngawur berkicau seperti itu.
"Ketika mimin Teman Ahok kurang piknik. Iya gue support Ahok. Bukan berarti gak mengkritik yg ngawur :)," tulis akun @mrtampi.
Ada pula netizen yang menuliskan akun @temanAhok lebih diam, ketimbang
melontarkan kicauan yang memprovokasi.
"@temanAhok mending diem deh. Serius. Kalian malah memprovokasi ga karuan," kicau akun @jobilly_10.
Berikut komentar netizen terkait kicauan akun @temanAhok tersebut:
@my_twitttter: @temanAhok mending gak usah buat status2 kampanye tidak jelas begini. Malu-maluin min.
@amazingnadz: @temanAhok drpd ngetwit norak kek gini org lbh simpatik kl kalian ngetwit ngajak doain yg pd kna banjir d keknya cc @basuki_btp @ahokdjarot
@pipibetis: @temanAhok ini akunnya ga belajar dari kasus agus & sby tempo hari nihh
@Mayanureliza: @temanAhok please keep silent and let Ahok work wahai team sukses...he's the best man with or wihout tim ses
@bokolal: @temanAhok I support Ahok for DKI 1 but I hate his "teman-temannya".
Usai kontroversi tersebut, akun @temanAhok pun minta maaf melalui linimasa Twitter.
Berikut permintaan maaf dari akun @temanAhok:
"Kalau peduli banjir itu cuma sekedar bikin2 posko nyalurin bantuan itu cetek banget sob. Support mereka yg berjuang bikin banjir surut."
"Kita Support psukan oranye, pasukan biru, BPBD yg berjuang agar banjir ini ga melulu masuk angin ama kepentingan2."
"Kalau anda org yg tersenyum & bersyujur krn ada banjir jd bisa serang Ahok, andalah MUSUH sebenarnya warga Jakarta!"
"silahkan bully dan kritik. mohon maaf jika kata2nya ga berkenan. tapi kami berani pointing, politisasi korban banjir itu ga mendidik."
"Mohon maaf. Bukan berarti ga menghargai. Kami pakai kata "cuma sekedar", dan kami menggarisbawahi politisasi."



sumber : https://www.tribunnews.com

Senin, 20 Februari 2017

Luar Biasa..!!! Inilah Yang Akan Dilakukan Agus Yudhoyono Usai Kalah Di Pilgub DKI..

Luar Biasa..!!!  Inilah Yang Akan Dilakukan Agus Yudhoyono Usai Kalah Di Pilgub DKI..
Luar Biasa..!!!  Inilah Yang Akan Dilakukan Agus Yudhoyono Usai Kalah Di Pilgub DKI..


Agus Yudhoyono mengakui dengan ksatria kekalahannya dalam Pilgub DKI 2017. Agus mengatakan Allah SWT belum mengizinkan dirinya jadi pemimpin Jakarta. Setelah memutuskan mundur dari dunia militer, Agus harus memikirkan jalan lain memberikan pengabdian untuk Indonesia.

Agus memang belum menegaskan rencananya usai bertarung di Pilgub DKI ini. Namun Agus memberikan sedikit petunjuk kemana dia akan meneruskan kariernya. "Saya masih akan berkontribusi dalam memajukan negara menuju Indonesia Emas 2045. Generasi muda jangan takut gagal atau kalah," ujar Agus di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (15/2).

Dalam waktu dekat, Agus juga akan kembali ke keluarga untuk menebus waktu yang hilang bersama anaknya, Aira dan istrinya, Anissa Pohan. Kepada Aira, Agus meminta maaf karena jarang menemani cucu pertama Susilo Bambang Yudhoyono tersebut selama menjalani Pilgub DKI ini.

"Insya Allah ada hikmah dari Allah untuk keluarga kecil kita," kata Agus.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menyambut baik jika Agus ingin melanjutkan karir bersama partai berlambang bintang mercy ini. Kendati demikian, Hinca menilai banyak ruang bagi Agus untuk berkarir selain dunia politik.

"Ruang politik terbuka lebar untuk beliau. Dan Demokrat akan senang sekali kalau beliau bersama kami," kata Hinca di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/2).


Sumber : https://inpirasinitizen.blogspot.com/2017/02/ternyata-ini-yang-akan-dilakukan-agus.html

Heboh..!! Iwan Bopeng Diduga Pendukung Ahok.. Mendadak Islami Dan Pakai Baju Koko..Setelah Video nya Melecehkan TNI Tersebar Luas.. Ternyata Inilah Alasanya..

Heboh..!! Iwan Bopeng Diduga Pendukung Ahok.. Mendadak Islami Dan Pakai Baju Koko..Setelah Video nya Melecehkan TNI Tersebar Luas.. Ternyata Inilah Alasanya..
Heboh..!! Iwan Bopeng Diduga Pendukung Ahok.. Mendadak Islami Dan Pakai Baju Koko..Setelah Video nya Melecehkan TNI Tersebar Luas.. Ternyata Inilah Alasanya..


Iwan Bopeng, Mendadak Jadi Islami, Pakai Baju Koko Setelah Video Dirinya Hina TNI Viral

Seorang lelaki yang diduga pendukung pasangan cagub-cawagub nomor urut 2, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok memarahi petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) lantaran adanya warga yang tak bisa menggunakan hak pilihnya. Tak jelas awal mula permasalahan tersebut tetapi aksi Fredy Tuhenay yang viral dimedia sosial ini berbuntut panjang.

Fredy yang saat itu memakai kemeja kotak-kota mengaku sebagai warga muslim dan mengacam petugas TPS untuk memperkarakan kasus tak diperbolehkannya warga menggunakan hak pililihnya di TPS tersebut.

“Kenapa kita enggak bisa fleksibel. Ini haknya beliau (sambil menujuk pemilih yang tak dapat menggunakan hak pilihnya). Kalau kalian enggak bisa fleksibel saya perkarakan ini. Jelas saya perkarakan” ancam Fredy di depan petugas TPS.



Dia juga mempertanyakan salah seorang anak kecil yang duduk di sekitar TPS. Bahkan, Tak sampai di situ tangannya juga menunjuk anggota TNI yang tengah berada di TPS tersebut.

“Eh tentara guwa potong di sini. Apalagi lo ya,” ucap dia sambil tangannya menunjuk-nunjuk yang kemudian dihalang oleh petugas dan warga yang berada di TPS.

Lelaki yang menjadi pendukung pasangan cagub-cawagub nomor urut 2 ini kontan menyulut emosi beberapa Anggota TNI. Anggota TNI yang melihat video rekaman Fredy Tuhenay geram melihat perilaku Fredy Tuhenay dengan meluapkan kemamarahan dan memperlihatkan aksi memotong/menyayat badan mereka sembari memberikan ancaman kepada Fredy Tuhenay yang telah berani mengancam anggota TNI.





Viralnya video Fredy Tuhenay saat berada di TPS, membuat Fredy Tuhenay akhirnya meminta maaf kepada seluruh pihak TNI. Pada video tersebut Fredy alias Iwan Bopeng meminta semua pihak memaafkan atas kata-kata yang dia ucapkan baik kepada panitia TPS maupun anggota TNI yang berada di TPS. Kita tunggu bagaimana respon dari anggota TNI.[netizen7]

Selain minta maaf, dalam sebuah foto yang beradar ia sedang duduk di kursi, mendadak jadi Islami dengan memakai baju koko.


Sumber : http://news.beritaislamterbaru.org/2017/02/iwan-bopeng-mendadak-jadi-islami-pakai.html

Minggu, 19 Februari 2017

Subhanallah.."Inilah Kemenangan Agus HY Yang Sesungguhnya.." Anissa Pohan Berjanji Akan Gunakan Jilbab Seterusnya... Ternyata Inilah Alasan nya..!!

Subhanallah.."Inilah Kemenangan Agus HY Yang Sesungguhnya.." Anissa Pohan Berjanji Akan Gunakan Jilbab Seterusnya... Ternyata Inilah Alasan nya..!!
Subhanallah.."Inilah Kemenangan Agus HY Yang Sesungguhnya.." Anissa Pohan Berjanji Akan Gunakan Jilbab Seterusnya... Ternyata Inilah Alasan nya..!!



Annisa Pohan bertekad untuk terus memakai jilbab. Istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu mulai mengenakan jilbab setelah menunaikan umroh pada pekan lalu.

Alasan Annisa Pohan memakai jilbab sungguh mengagumkan hingga disebut-sebut sebagai kemenangan sejati AHY.

Annisa mengatakan, keinginannya memakai jilbab dilatarbelakangi keinginanya menjalankan perintah agama. Ia ingin menjalankan Islam secara kaffah.




"Memang sudah mau menjalankan Islam secara kaffah," kata Annisa, Rabu (15/2/2017), usai menggunakan hak pilih pada Pilkada DKI Jakarta, seperti dikutip Tribunnews.

Annisa menyatakan tidak ada motif apapun di balik penggunaan jilbabnya tersebut.

"Tidak ada maksud lain, tidak ada maksud politik karena wanita itu memang harus berhijab," tandasnya.

Seperti diketahui, Annisa Pohan berangkat menunaikan umroh pada 11 Februari lalu. Sepulang umroh, ia tidak melepas jilbabnya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]


Sumber : http://www.tarbiyah.net/2017/02/akan-terus-berjilbab-annisa-pohan-saya.html

Kamis, 16 Februari 2017

Woww..!!!" Jubir Agus HY Ajak Seluruh Warga Jakarta Pilih Anis Sandi Di Putaran Kedua.." Inilah Alasan nya..



Woww..!!!" Jubir Agus HY Ajak Seluruh Warga Jakarta Pilih Anis Sandi Di Putaran Kedua.." Inilah Alasan nya..
Woww..!!!" Jubir Agus HY Ajak Seluruh Warga Jakarta Pilih Anis Sandi Di Putaran Kedua.." Inilah Alasan nya..


15 Feb. 2017 – Merupakan sebuah kehormatan mengemban amanah sebagai Juru Bicara Mas Agus dan Mpok Sylvi selama empat bulan terakhir. Saya belajar betul bahwa ternyata tugas sebagai seorang jubir tidaklah mudah. Kita memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pesan dengan baik dan benar ke publik.

Meskipun hasil hitung
cepat belum sesuai dengan harapan, saya yakin betul Mas Agus memiliki masa depan yang sangat cerah di kancah perpolitikan Indonesia. 17% suara yang beliau dapatkan hari ini setara dengan kurang lebih 1 juta rakyat Jakarta. Angka yang cukup fantastis untuk seorang “anak ingusan” yang baru berusia 38 tahun. Untuk “sekedar” duduk sebagai Anggota DPR pun rasanya lebih dari cukup. Bahkan saya pribadi melihat, dengan kapabilitas dan kharisma yang Mas Agus punya, beliau sangat berpeluang untuk maju sebagai Capres / Cawapres di tahun 2024.

Hasil Pilkada DKI Jakarta putaran pertama ini sebetulnya cukup menarik. Kita sama-sama menyaksikan bahwa ternyata mayoritas warga Jakarta menginginkan Gubernur baru. The silent majority has spoken!





Untuk teman-teman dan saudara yang sudah memilih Mas Agus dan Mpok Sylvi, saya ucapkan terima kasih. Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak SELURUH pemilih nomor 1 untuk mendukung pasangan Mas Anies dan Bang Sandi di putaran kedua nanti tanggal 19 April. Mari bersama-sama kita wujudkan Jakarta yang lebih adil dan beradab. Bukan Jakarta yang dikuasai oleh amarah, kata-kata kotor, dan cukong reklamasi.

#SalamBersama #JakartaUntukRakyatj

Rizki Aljupri
Juru Bicara Agus-Sylvi


Sumber : https://kabarpolitik86.blogspot.com/2017/02/jubir-ahy-saya-mengajak-seluruh-pemilih.html#more

" Pelajaran Kekalahan Dua Cagub Muslim Ibu Kota.." Mari Perbaiki Di Putaran Kedua..!!!

" Pelajaran Kekalahan Dua Cagub Muslim Ibu Kota.." Mari Perbaiki Di Putaran Kedua..!!!
" Pelajaran Kekalahan Dua Cagub Muslim Ibu Kota.." Mari Perbaiki Di Putaran Kedua..!!!


INDONESIA sebagai negara mayoritas muslim dan Negara demokrasi terbesar ketiga di dunia baru saja berhasil menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota pada 15 February 2017. Ketujuh provinsi tersebut yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Aceh merupakan daerah yang paling banyak menggelar Pilkada pada 2017, yakni satu pemilihan gubernur dan 20 pemilihan bupati dan wali kota.

Sementara Pilkada Jakarta menjadi pergelaran paling seksi dan pusat perhatian. Kasus penistaan agama yang melilit calon petahana Ahok-Djarot telah menyulut energi besar bangsa hingga berujung Aksi Bela Islam I, II, dan III di Ibukota Jakarta.

Disisi lain kemunculan Pasangan Calon (Paslon) Agus Yudhoyono yang di usung Demokrat, PAN, dan PPP dengan meninggalkan dunia militer dinilai sebagai pertaruhan berani yang menyita perhatian publik.

Banyak pendapatpun muncul sesungguhnya Pilkada Jakarta menjadi pertarungan dan gengsi antara Megawati yang menyokong Ahok-Djarot, Prabowo yang berada di balik Anies-Sandi, serta SBY yang mengorbankan karir putra sulungnya sebagai paslon berpasangan dengan Silvy.

Keputusan politik ketiga tokoh tersebut telah mempengaruhi berbagai konstelasi politik tanah air kekinian. Tak sampai disitu, malah berujung dan merembes ke ranah hukum, saling tuding hingga curhat di media sosial. Catatan peristiwa para paslon, dan partai pendukung tersebut hari ini, Rabu (15/02/2017) mencapai klimaksnya disertai dengan pemungutan suara.

Sejumlah hasil yang dirilis lembaga survey menunjukkan Agus Yudhoyono bertengger di urutan ketiga dengan peròlehan sekitar 16-17 persen suara. Sementara kubu Ahok-Djarot dan Anies-Sandi dipastikan melaju keputaran kedua usai mengantongi masing masing 41-42 persen dan 39-40 persen suara.

Dengan demikian, Agus-Silvy dipastikan tersingkir. Sisi menarik yang sempat viral justru konsferensi pers yang digelar kubu Agus-Silvy yang dipuji sebagai sikap ksatria yang secara terbuka mengakui kekalahan.

Tak lama berselang, paslon Wali Kota Banda Aceh Iliza-Farid juga mengikuti jejak Agus-Silvy dengan mengakui kemenangan untuk lawan politiknya melalui akun media sosial secara resmi. Sebuah tradisi dan pelajaran demokrasi dari dua ibukota yang berharga. Walau di berbagai daerah lain klaim kemenangan antar pasangan dan tim sukses tak terelakkan.

Memang Pilkada demokratis sekalipun tak dapat menjamin dan berkorelasi langsung dengan kesejahteraan rakyat. Namun demokrasi saat ini dipercayai menjadi jalan dan pilihan terbaik dalam dunia modern untuk memilih pemimpin dalam mensejahterakan rakyat. Meski obsesi demokrasi sendiri terlalu tinggi dan cenderung mengangkangi hati nurani.

Hanya pemimpin yang amanah, takut pada Tuhan, memiliki track record bagus yang dapat diharapkan tutur kata, janji kampanye dapat sesuai dengan aksi nyata tatkala menjadi pemimpin. Maka sepatutnya sebagai rakyat untuk tetap mengawal kepemimpinan tersebut dengan terus menjalin persaudaraan dan menjaga persatuan. Walau pilihan politik dapat berbeda satu sama lain.

Seringkali kisruh politik yang terjadi menjelang Pilkada atau pemilu pemicu dan pelopor utamanya adalah para elit yang berusaha menyendera demokrasi. Alih alih demi kepentingan rakyat, para politisi busuk seringkali melakukan politic game untuk merebut kekuasaan. Tak tanggung tanggung mereka akan mengorbankan rakyat demi pemenuhan birahi politiknya.

Bagi masyarakat pemilih, menebar kebencian, berita hoax, fitnah, kebohongan hanya merugikan diri sendiri. Dalam politik, tiap langkah, strategi hingga memilih pasangan akan sangat mempengaruhi hasil. Ceruk pasar yang digarap antar satu kandidat terdapat strategi dan skenario yang berbeda. Hanya pemilih yang rasional yang tak mudah terkecoh dan tertipu.

Seyogyanya di tiap pergulatan Pilkada atau pemilu masyarakat pemilih dapat memetik hikmah dan pelajaran sebagai pendidikan politik. Bagaimanapun pemimpin yang akan hadir  merupakan “mirror” masyarakatnya.

Rekam jejaknya dapat ditelusuri baik berupa integritas, moral maupun komitmennya sebagai pemimpin. Di sini tantanganya bagaimana mimpi bersama yang baik ditransformasikan dengan cara baik, komunikasi yang elegan serta efektif hingga hasilnya akan baik pula. Seperti kata Presiden Jokowi sudah seharusnya pesta itu kita bersenang senang dan bahagia. Inilah Pilkada sebagai ruang demokrasi dan pesta rakyat.

Pelajaran Dua Ibukota

Agus sebagai pendatang baru dalam dunia politik telah menginvestasikan dirinya untuk masa depan politik Indonesia. Dalam pidato politik kekalahannya di Wisma Proklamasi  hari Rabu (15/02/2017), dia menyebut generasi muda dan Indonesia emas 2045.

Ada tatapan dan harapan di masa depan yang ingin dia sasar di hadapan. Tentu dengan tiket kendaraan politik yang dia miliki sebagai putra pendiri Demokrat bukan tidak mungkin pada Pileg 2019 akan dapat berbuat lebih banyak.

Sementara bagi Jakarta yang patut kita tunggu dalam dua bulan kedepan manuver Amien Rais cs sebagai sejawat sepadan Megawati, Prabowo maupun SBY beserta partai pendukung Agus.

Benarkah isu ‘Islam’ yang selama ini masif dibangun dan dikendarai oleh para politisi yang sengaja mengambil keuntungan aksi umat Islam untuk penegakan hukum bagi Ahok, atau justru akan menampakkan wajah asli ambisi politik untuk meraup keuntungan kelompok?

Pilkada putaran kedua Jakarta dia bulan mendatang akan menjadi pertaruhan sikap dan konsistensi partai pendukung kandidat.

Sekali lagi, dalam pandangan dan kalkulasi para elit semua bisa terjadi. Berulang kali praktik demikian bagi mereka sudah lumrah sebab tak ada musuh abadi, yang ada hanya kepentingan. Bila ‘sihir’ dan rayuan Megawati lebih menggiurkan tak mustahil ada partai pendukung Agus yang kemarin mencerca habis Ahok-Djarot akan berubah haluan menjadi pembela Ahok pada putaran kedua.

Sementara kekalahan Paslon Wali Kota Banda Aceh sebagai jawaban dari gagalnya petahana memenuhi kebutuhan ril warga kota terutama persoalan air bersih yang kerap dikeluhkan.

Disamping dalam berbagai Pilkada masyarakat pemilih selalu menginginkan pasangan baru lahir untuk memimpin. Adapun isu agama dan pemimpin perempuan bagi masyarakat yang memilih dengan pendekatan psikologis serta sosiologis sedikit banyak masih mempengaruhi pilkada di Banda Aceh. Walau di kedua Ibukota pemilih dengan pendekatan rasional jauh lebih banyak dan signifikan.

Yang pasti baik Agus-Silvy di Jakarta maupun Iliza-Farid di Banda Aceh telah memberi pelajaran berharga bagi kita semua. Secara cepat dan terbuka dengan mengakui kekalahannya dan mengucapkan selamat bagi lawan politik telah memberi dampak positif bagi masyarakat pemilih. Hal yang jarang kita saksikan belakangan terjadi di tanah air. Semoga semakin dewasanya dua paslon tersebut dan menginspirasi paslon lain untuk belajar menjadi negarawan sejati yang pada akhirnya akan mendatangkan ketentraman dan kesejahteraan bagi masyarakat pemilih.*

Oleh: Azwir Nazar


Sumber : https://www.hidayatullah.com/artikel/opini/read/2017/02/16/111927/pelajaran-kekalahan-dua-paslon-ibu-kota.html